Apakah anda pernah mendengar tentang komputasi awan atau yang sering dikenal sebagai cloud computing? Cloud computing memang memiliki manfaat yang sangat beragam terutama untuk organisasi, perusahaan dan berbagai penggunaan pribadi atau personal. Komputasi awan ini merupakan salah satu bentuk teknologi yang baru dan terkenal akan kecanggihannya. Namun, dengan jenis teknologi yang sangat baru inilah maka terdapat keterbatasan penggunaan. Hal ini dapat kita ketahui dari ketidakmampuannya semua orang untuk mengadopsi penggunaan penyimpanan awan online ini. Mungkin hanya sebagian kecil persen yang dapat mengadopsinya dengan baik. Kebanyakan pengguna cloud computing ini hanya menggunakan serta melihat beberapa fitur.

Padahal, cloud menawarkan banyak sekali fitur serta fungsi yang sangat bagus jika digunakan secara maksimal. Akan tetapi, untuk mendapatkan fitur dan fungsi yang penuh dari perpindahan data dari konvensional ke cloud ini, suatu organisasi atau perusahaan harus dapat membuat sejumlah keputusan yang penting. Perpindahan data ini bukanlah perpindahan data yang sembarangan sehingga anda perlu memperhatikan berbagai hal.

Hal yang harus anda perhatikan pertama kali ialah keputusan untuk memilih jenis lingkungan cloud yang rencanya akan diadopsi dan digunakan. Seringkali penyedia cloud public hypersclae menyertakan beberapa perusahaan terkenal yang namanya sudah tidak asing lagi disebut-sebut sebagai penyediaan jasa penyimpanan cloud. Akan tetapi, anda harus benar-benar memperhatikan kembali jenis cloud yang tepat untuk kepentingan penggunaan perusahaan anda, organisasi anda ataupun untuk personal anda sendiri.

Cloud Computing atau komputasi awan memiliki berbagai cakupan seperti klasifiasi, jenis, serta model arsitektur. Adapun model jaringan transformative terdapat tiga kategori utama yaitu public cloud, private cloud, serta hybrid cloud. Layanan teknologi ini bisa diakses pada berbagai model serta strategi penyebaran termasuk diantaranya software as a service (SaaS), platform as a service (PaaS) serta Infrastructure as a Service (IaaS). Arsitektur pada infrastruktur mendasari pengambilan berbagai bentuk serta fitur termasuk diantaranya model virtual yang biasanya ditentukan oleh perangkat lunak serta hyper-converged. Berikut ini merupakan penjelasan dari masing-masing jenis cloud yaitu public cloud vs private cloud.

cloud
Ilustrasi Cloud Computing Cerdit :  macrovector -.freepik.com

Public Cloud

Model komputasi awan yang pertama ialah public cloud. Public cloud sendiri memiliki suatu acuan yaitu model komputasi awan yang menggunakan layanan TI dan dikirimkan melalui layanan internet. Layanan yang disebut public cloud ini memiliki beberapa jenis penggunaan mulai dari yang gratis hingga premium atau berbasis langganan yang dapat dikenakan biaya berdasarkan sumber daya komputasi yang dikonsumsinya. Komputasi ini memiliki banyak fungsionalitas mulai dari layanan umum seperti aplikasi, email dan juga penyimpanan hingga platform OS pada tingkat perusahaan ataupun lingkungan infrastruktur yang berperan untuk proses pengembangan serta pengujian pada perangkat lunak.

Cloud biasanya memiliki beberapa vendor dimana vendor cloud ini bertanggung jawab untuk mengelola, mengembangkan serta memelihara berbagai kumpulan sumber daya komputasi yang biasanya juga dibagi ke beberapa penyewa dari seluruh jaringan yang ada. Tingkat harga biasanya juga ditentukan oleh fitur yang digunakan dalam cloud public yang juga mencakup elastisitas serta skalabilitas yang tinggi untuk layanan IT ini. Awan public atau public cloud ini merupakan salah satu model komputasi awan yang sangat populer. Kepopulerannya ini disebabkan karena public cloud menawarkan banyak sekali pilihan untuk solusi fitur dan juga sumber daya komputasi yang akan digunakan untuk pemenuhan kebutuhan suatu perusahaan ataupun organisasi yang terus saja meningkat dari semua ukuran serta vertikalnya. Berikut ini merupakan keuntungan yang dapat anda peroleh dengan menggunakan public cloud:

Keuntungan Menggunakan Public Cloud

Adapun keuntungan yang dapat anda peroleh jika memilih jenis komputasi awan bernama public cloud ini ialah sebagai berikut:

  • Biaya Jauh Lebih Rendah

Keuntungan pertama yang akan anda dapatkan jika menggunakan jenis komputasi awan ini ialah anda bisa lebih banyak menyimpan uang anda. Hal ini dikarenakan public cloud memiliki harga yang jauh lebih rendah dibandikan jenis komputasi awan yang lain. Anda tidak perlu membeli perangkat keras ataupun perangkat lunak. Yang anda perlu siapkan hanyalah dengan membayar layanan yang anda gunakan.

  • Tidak Memerlukan Pemeliharaan Khusus

Public cloud tidak memerlukan pemeliharaan yang khusus. Anda bisa mempercayakan ini kepada penyedia layanan anda. Biasanya penyedia layananlah yang akan menyediakan pemeliharaan.

  • Skalabilitas Tidak Terbatas

Skalabilitas dari public cloud ini bisa dikatakan hampir tidak terbatas. Sumber daya yang ada di public cloud ini dapat memenuhi kebutuhan bisnis ataupun organisasi anda dengan sangat baik.

  • Dapat Diandalkan

Public cloud memang sangat cocok untuk dijadikan andalah komputasi awan anda. Hal ini dikarenakan public cloud memiliki jaringan server yang sangat luas sehingga dapat dipastikan menggunakan komputasi awan ini dapat meminimalisir terjadinya kegagalan.

ilustrasi private cloud credit : fullvector – freepik.com

Private Cloud

Pada paragraph sebelumnya kita sudah membahas tentang public cloud, maka berikutnya kita akan membahas tentang private cloud. Jenis komputasi yang satu ini memang digunakan oleh satu organisasi saja. Mungkin hal ini jugalah yang menjadi alasan mengapa dinamakan sebagai private cloud. Biasanya sumber daya pusat data berada pada suatu lokasi yang dioperasikan oleh vendor pihak ketiga yang berada di luar situs. Kemudian, sumber daya komputasi tersebut diisolasi serta dikirimkan melalui jaringan pribadi yang aman serta tidak dibagikan dengan pelanggannya yang lain.

Private cloud juga dapat menyesuaikan dengan kebutuhan bisnis serta keamanan dari keunikan organisasi itu sendiri. Jenis cloud ini memiliki visibilitas serta control yang lebih besar di dalam infrastruktur. Hal inilah yang membuat organisasi dapat mengoperasikan beban kerja dari IT yang peka pada kepatuhan tanpa sedikitpun mengorbankan keamanan serta kinerja yang sebelumya hanya dicapai dengan satu pusat data di lokasi khusus.

Keuntungan Menggunakan Private Cloud

Publik cloud memiliki kelebihannya sendiri, hal ini juga berlaku pada private cloud. Berikut ini merupakan beberapa kelebihan jika anda menggunakan private cloud.

  • Memiliki Lebih Banyak Fleksibilitas

Private cloud memiliki layanan yang sangat fleksibel. Disini organisasi atau perusahaan anda dapat menyesuaikan dengan lingkungan cloudnya sendiri. Hal ini berfungsi untuk memenuhi kebutuhan bisnis tertentu anda.

  • Peningkatan Keamanan Yang Baik

Keamanan yang ada di layanan private cloud ini memiliki standar yang sangat tinggi. Anda tidak perlu takut data anda akan bocor kemana-mana. Resources anda tidak akan mungkin dibagikan ke orang lain. Tingkat keamanan serta control yang ada di jenis cloud ini sangat tinggi.

  • Skalabilitas Yang Tinggi

Hampir sama dengan public cloud, jenis cloud private ini juga memberikan skalabilitas serta efisiensi yang tinggi.

Bagaimana nih? Anda sekarang menjadi lebih paham bukan tentang public cloud dan private cloud? Nah, bagi anda yang membutuhkan berbagai macam solusi untuk kebutuhan perusahaan ataupun bisnis anda, anda bisa memilih Indonesian Cloud seagai mitra anda. Karena Indonesian Cloud memiliki berbagai macam solusi mulai dari teknologi dan infrastruktur aplikasi cloud hingga layanan konsultasi TI, layanan pemulihan bencana, keamanan cyber serta masih banyak lagi solusi yang ditawarkan.

5 thoughts on “Mana Yang Lebih Tepat Untuk Infrastruktur IT Bisnis Anda, Public Cloud vs Private Cloud ?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.